Langsung ke konten utama

Rasa Takut

Kenapa ya? rasa takut yang amat sangat, menggigit hati sanubari saya, mengingat kata yang satu ini, "kematian". karena kematian itu "pasti" untuk siapa pun, usia berapapun, sekaya apapun, secantik apapun. dan kita tidak tahu kapan kematian itu akan tiba untuk kita.

Sejak mendengar berita teman-teman seumuran, yang telah datang saat kematiannya dengan berbagai sebab. hati ini bertanya-tanya, kapan ya saat kematian untuk saya? dan apakah yang terjadi saat itu tiba. apakah saya sudah siap lahir batin? apa yang harus saya persiapkan jika kematian itu tiba?

Pernah melihat orang dalam keadaan sakratul maut, mengantar jenazah hingga ke kuburan. membuat renungan saya sangat dalam. ternyata yang kita bawa ke dalam kubur hanya sehelai kain kafan putih yang membalut badan.

Sebentar lagi bulan ramadhan datang. saatnya untuk mendulang pahala berlipat ganda di bulan yang datang hanya setahun sekali ini. bisakah saya mendulang pahala? karena berkaca ke tahun-tahun sebelumnya, saya sungguh malu untuk bercerita, apa saja hal-hal yang lebih baik saya lakukan dari ramadhan-ramadhan sebelumnya.

Ramadhan demi ramadhan berlalu dengan kemunduran. ada satu titik dimana saya di hinggapi rasa takut yang amat sangat pada sang pencipta. merasa tak berdaya pada sang pencipta. dan itu terjadi berkali-kali. apalagi jika saya dalam keadaan sakit. dan berkali-kali pula setelah beberapa hari berlalu saya kembali lupa pada ketakutan itu. dan kembali mengulangi kemalasan beribadah tepat waktu dan meningkatkan ibadah tambahan, memperdalam ilmu agama misalnya dengan membaca buku agama dan mempraktekkannya.

Tahun demi tahun yang berlalu, telah membuat usia saya bertambah, padahal itu arti sebenar nya adalah usia saya berkurang untuk jatah hidup di dunia ini.

Semoga di ramadhan tahun ini, yang akan tiba seminggu lagi ini, saya mampu melawan semua rayuan iblis untuk melalaikan kewajiban pada sang pencipta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bikin Resah, Tetangga Tiap Hari Jemur di Pagar Rumah

Berbagai perilaku tetangga memang harus kita hadapi sehari-hari. Terkadang ada tetangga yang baik, tetangga yang pendiam dan ada tetangga yang mengganggu. Khusus tetangga yang mengganggu inilah yang pastinya dapat menyusahkan kehidupan kita sehari-hari. Tetangga itu pastinya tinggal tidak jauh dari rumah kita, sehingga otomatis kita akan diganggu terus dalam kurun waktu yang lama. Contohnya apa yang dialami oleh temann saya ini, yang mengalami kejadian tidak mengenakkan ketika bertetangga. Teman saya ini sangat jarang ada di rumah karena kesibukan dalam bekerja yang tempat bekerja nya berada di luat kota. Setiap kali pulang kerumah setelah lama bekerja di luar kota, teman saya mendapati pagar rumah nya di jadikan tempat menjemur pakaian dan sepatu, pemandangan yang pasti nya sangat mengganggu dan mengurangi keindahan rumahnya. Padahal teman saya tidak pernah di minta ijin oleh tetangga untuk menjemur di pagar rumahnya, saya terkejut ketika mendapat kiriman foto-foto pakaian, kain ...

Tanda - Tanda Sombong

Sombong memang salah satu sikap yang buruk. ia akan memberikan banyak efek atau akibat tidak baik bagi seseorang. Dapat menanam benih perpecahan dan permusuhan. juga dapat menghilangkan semangat tolong menolong dan cinta kasih. Kesombongan juga dapat menjadi penghalang untuk menerima kebenaran, rasa tinggi hati membuatnya enggan menerima dan mengakui kesalahan dan kekurangannya. jadilah ia mudah merendahkan orang lain. Di matanya yang terlihat dari orang lain tersebut hanyalah kekurangan. tentu setiap kita, tidak ingin memiliki sifat ini. Kesombongan hanya akan membuat sakit hati dan menyakiti hati orang lain. sayang nya secara sadar atau tidak justru seringkali kita berlaku sombong. itu karena kita sering tak paham dengan pertanda sombong. Maka yuk kita pahami tanda-tanda sombong itu: Bertingkah laku sinis. Memandang rendah orang lain. Mudah atau suka menghina orang lain, menertawakan atau mencela. Merasa rendah duduk bersama orang-orang miskin dan malas berbaur dengan mereka. Merasa ...