Mengemudi di jalan bebas hambatan memang nikmat dan cepat.
Dengan kondisi jalan yang lengang, Kecepatan yang di capai bisa lebih tinggi ketimbang jalan raya, namun di lain sisi memacu mobil dengan dengan kecepatan tinggi tentu beresiko kecelakaan lebih tinggi.
Nah kiat apa saja agar perjalanan sobat di jalan tol tetap aman?
Penyelenggara jalan tol sebetulnya sudah memberi rambu batas kecepatan minimum untuk dalam kota adalah 60 km/jam dan 80 km/jam untuk ruas tol luar kota. Sementara kecepatan maksimal berada di 100 km/jam.
Penentuan batas kecepatan itu di anggap tidak terlalu pelan juga tidak terlalu kencang.
Melebihi batas kecepan itu berarti perlu konsentrasi mengemudi yang lebih tinggi lagi. Kondisi mobil yang prima serta tidak adanya gangguan. Jika tidak potensi bahaya yang ditimbullkan makin besar. Dengan kondisi jalan yang lengang, Kecepatan yang di capai bisa lebih tinggi ketimbang jalan raya, namun di lain sisi memacu mobil dengan dengan kecepatan tinggi tentu beresiko kecelakaan lebih tinggi.
Nah kiat apa saja agar perjalanan sobat di jalan tol tetap aman?
Penyelenggara jalan tol sebetulnya sudah memberi rambu batas kecepatan minimum untuk dalam kota adalah 60 km/jam dan 80 km/jam untuk ruas tol luar kota. Sementara kecepatan maksimal berada di 100 km/jam.
Penentuan batas kecepatan itu di anggap tidak terlalu pelan juga tidak terlalu kencang.
Sebagai contoh jika anda melaju 150 km/jam, sadarkah anda bahwa dalam satu detik mobil menempuh 54 meter? Kedipan mata anda sekitar 0,4 detik dan mobil pun meluncur lebih dari 20 meter tanpa kendali!.
Dengan laju 100 km/jam, upayakan anda dapat melihat keadaan di depan, tapi keadaan di depan pun harus di prediksi aman jika muncul insiden di depan, masih ada waktu untuk mnegurangi kecepatan atau menghindar.
Konsentrasi bisa pecah atau hilang akibat melihat papan reklame, Terlebih bila kalimat bernada provokasi atau gambar yang mencolok. Hindarai terfokus pada papan reklame. Karena melaju tanpa konsentrasi di kecepatan 100 km/jam, dalam 5 detik saja, sama hal nya dengan menempuh lebih dari 100 meter dengan mata tertutup.
Selain itu biasakan memeriksa tekanan ban dengan pengukur yang akurat dan ban dalam kondisi dingin. Sesuaikan tekanan ban dengan spesifikasi dari pabrik. Tekanan ban jangan kurang atau berlebihan.
Tetap berkonsentrasi dan melakukan hal yang sepatutnya, tentu bisa meminimalisasi kecelakaan di jalan tol. Mencatat nomor telepon penting yang ada di ruas tol juga menjadi cara yang bijak agar ketika di butuhkan sobat dapat langsung menghubungi.
sumber : auto bild indonesia edisi 114
Komentar