Apa kabar sobat semua? mudah-mudahan selalu dalam keadaan baik. hari ini rasanya aku senang bisa ngeposting lagi. sebagai ibu rumah tangga yang baik, aku nggak mau urusan mengurus rumah tangga kacau gara-gara kecanduan ku pada browsing di internet. aku harus kreatif membagi waktu.
Ada satu kisah kecil yang patut ku bagi pada sobat semua. kisah kecil ini berawal dari pertengkaran anakku. anakkku ada 2 orang. yang besar perempuan umur 10 tahun dan yang kecil laki-laki umur 8 tahun. biasanya kalo mereka bertengkar aku langsung melerai dan menasehati keduanya, tapi kali ini aku membiarkan agak lama. aku ingin tahu seperti apa mereka menyelesaikan masalah mereka. aku mengamati sambil sebentar tersenyum sebentar tercengang. ternyata sobat semua, mereka tak kunjung berhenti bertengkar dan nggak punya solusi, tetap saling ngotot dan melotot hingga saling berteriak satu sama lain. akhir nya aku datang dan menengahi pertengkaran itu dan memberikan nasehat untuk keduanya dan tidak lupa menyuruh bersalaman untuk saling memaafkan.
Setelah kejadian itu aku tersadar dan teringat pepatah, "anak adalah cerminan orang tua nya", ternyata benar adanya. cara si kakak memarahi adiknya persis seperti cara aku marah pada si kakak. cara si adik marah juga begitu. sepertinya aku harus sangat hati-hati menyikapi masalah di depan anak-anak dan menjaga sikap di depan mereka. terkadang kita pun sebagai orang tua melakukan kesalahan, dimana disaat-saat tertentu kita kehilangan kontrol sikap dan kontrol ucapan.
semoga bermanfaat.
Ada satu kisah kecil yang patut ku bagi pada sobat semua. kisah kecil ini berawal dari pertengkaran anakku. anakkku ada 2 orang. yang besar perempuan umur 10 tahun dan yang kecil laki-laki umur 8 tahun. biasanya kalo mereka bertengkar aku langsung melerai dan menasehati keduanya, tapi kali ini aku membiarkan agak lama. aku ingin tahu seperti apa mereka menyelesaikan masalah mereka. aku mengamati sambil sebentar tersenyum sebentar tercengang. ternyata sobat semua, mereka tak kunjung berhenti bertengkar dan nggak punya solusi, tetap saling ngotot dan melotot hingga saling berteriak satu sama lain. akhir nya aku datang dan menengahi pertengkaran itu dan memberikan nasehat untuk keduanya dan tidak lupa menyuruh bersalaman untuk saling memaafkan.
Setelah kejadian itu aku tersadar dan teringat pepatah, "anak adalah cerminan orang tua nya", ternyata benar adanya. cara si kakak memarahi adiknya persis seperti cara aku marah pada si kakak. cara si adik marah juga begitu. sepertinya aku harus sangat hati-hati menyikapi masalah di depan anak-anak dan menjaga sikap di depan mereka. terkadang kita pun sebagai orang tua melakukan kesalahan, dimana disaat-saat tertentu kita kehilangan kontrol sikap dan kontrol ucapan.
semoga bermanfaat.
Komentar