Pagi-pagi sudah dapat moodboster dari sebuah keadaan, Alhamdulillah. Namun ada percikan sedih yang kurasakan pagi ini, sedih karena menilai diriku sendiri yang masih belum mempunyai banyak bekal untuk di bawa.
Barangkali para pembaca Blog saya belum paham akan maksud dari penjelasan singkat paragraf awal tulisan saya kali ini.
Jadi,ceritanya tu begini, Seperti biasa abis Subuhan saya membuat kopi dan sarapan, nah, handphone saya tak lupa untuk ikutan hadir juga di atas meja, hehe... Saya membuka aplikasi WhatsApp lalu kaget membaca berita dari teman-teman group. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un,
Sejenaksaya terdiam dan berpikir, tambah lagi hari ini ada pelajaran dan CATATAN penting untuk saya yaitu La Haula Wala Quwwata Illa Billah. Apalah yang bisa kita banggakan sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, Nggak ada!
Ketika kematian telah mendatangi maka tidak ada lagi yang bisa kita lakukan selain mengakui betapa Allah SWT yang mempunyai kekuasaan tertinggi, Kesehatan dan Kekayaan yang kita punyai hanya pemberian titipan dari kebaikan Allah SWT kepada kita, masihkah kesombongan dan keangkuhan kita biarkan menduduki hati dan mulut kita ?
Marilah kita sejenak melihat kedalam diri apakah sudah banyak bekal ibadah atau belum. Mungkin malah sudah banyak tapi tak bernilai di mata Allah SWT karena hati dan mulut kita masih dikotori kebiasaan meng_ghibah teman,tetangga dan keluarga.
Apa yang kita bawa ketika ajal kita sudah sampai di titik waktu kematian, ayolah kita ambil pelajaran dari berita "telah berpulang ke Rahmatullah Bapak/Ibu Fulan/Fulanah Bin/Binti Fulan/Fulanah"
Semoga kita semua selalu berada di dalam lindungan Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'alamiin...

Komentar